Aksi Bersih-bersih Bersama Komunitas My Trip My Adventure (MTMA) Bulukumba

Pada hari Sabtu-Minggu tanggal 7-8 Desember 2019, di Pulau Liukang Loe, Dusun. Liukang Loe, Desa Bira, kec. Bonto Bahari, Kab. Bulukumba telah dilaksanakan Open Camp Wisata Bersama dan Aksi Bersih-Bersih Pantai yang bertujuan untuk Menjaga, Melestarikan, dan Promosi Wisata di Kabupaten Bulukumba, yang diselenggarakan oleh komunitas My Trip My Adventure (MTMA) Bulukumba, Komunitas lintas budaya Indonesia dan Komunitas Jelajah Wisata Bulukumba (JWB) bekerja sama dengan Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan Bulukumba, Dinas Perikanan dan Kelautan Bulukumba serta warga/masyarakat Pulau liukang Loe Desa Bira, dengan jumlah 156 orang Peserta Trip Camp Tourism, baik perorangan ataupun komunitas dari beberapa kabupaten diantaranya Kab. Maros, Kota. Makassar, Kab. Gowa, Kab. Jeneponto, Kab. Bantaeng dan Kab. Sinjai.Adapun rangkaian kegiatan sebagai berikut:1. Pada Pukul 06.00 Wita peserta Open Trip Camp Tourism melaksanakan kegiatan Senam maumere.2. Pukul 07.00 Wita perserta Open Trip Camp Tourism bersama Serma Ambo Sakka (Babinsa desa bira Kodim 1411 – 05/Bonto Bahari) melaksanakan giat Baksos Bersih bersih pantai di sekitar pulau liukang loe dengan sasaran sampah pelastik yang berserakan di bibir pantai.3. Pukul 09.20 Wita giat makan pagi.4. Pukul 12.40 Wita peserta Open Trip Camp Tourism melaksanakan kegiatan snorkeling dipantai pulau Liukang loe.5. Pukul 13.14 Wita giat Snorkeling selesai dengan aman dan terkendali.6. Pukul 13.18 Wita kegiatan Open Trip Camp Tourism di pulau Liukang loe Desa Bira Kec. Bonto bahari selesai dengan aman,tertib dan terkendali.7. Pukul 13.30 Wita peserta Open Trip Camp Tourism kembali menuju pantai Tanjung Bira dusun Tanetang desa Bira kec Bontobahari dengan menggunakan 7 (tujuh) unit kapal kayu.8. Pukul 14.00 Wita peserta Open Trip Camp Tourism tiba pantai Tanjung Bira dusun Tanetang, desa Bira, kec. Bonto Bahari.9. Pukul 14.40 Wita seluruh rangkaian kegiatan Open Trip Camp Tourism yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari, yakni Sabtu dan Minggu tanggal 07 s/d 08 Desember 2019 di Pulau liukang Loe desa Bira, Kec. Bonto Bahari telah selesai dengan aman, tertib dan lancar selanjutnya para peserta dari berbagai daerah kembali ke rumah masing masing dengan kendaraan roda 2 (dua) dan roda 4 (empat).

Lomba Qasidah dan Puisi “Disabilitas” Dalam rangka Hari Disabilitas Indonesia (HDI) di Kodim 1411/Blk

Pada hari Selasa Tanggal 03 Desember 2019 Pukul 14.15 Wita bertempat di Aula Terbuka Kodim 1411/Blk Jl.jend Akhmad Yani Kel. Ela Ela Kec. Ujungbulu kab. Bulukumba telah berlangsung Lomba Qasidah “Disabilitas” Dalam rangka Hari Disabilitas Nasional (HDI) yang diselenggarakan oleh Pengurus PPDI (Perkumpulan penyandang Disabilitas Indonesia) Kab. Bulukumba yang dihadiri +- 200 orang.Turut hadir dalam kegiatan antara lain:
– Bupati Bulukumba (Andi Muh Sukri Andi Sappewali)
– Dandim 1411/Blk (Letkol Arm Joko Triyanto S.Pd)
– Kapolres Bulukumba Diwakili oleh Kasat Binmas (Iptu Nurhadi)
– Anggota DPRD Bulukumba (ibu Andi Soraya).
– Kadis Sosial (Drs. Syaripuddin)
– Kadis Duk Capil (Andi Mulyati Nur)
– Ibu Ketua Persit KCK Cabang XXVIII (Ibu Anita Purnamaningsih)
– Ketua Dewan Pembina PPDI Kab Bulukumba (Ikhwan Bahar S.Pdi)
– Ketua PPDI Kab. Bulukumba (Suherman)
– Kasdim 1411/Blk (Mayor Inf Kamaluddin Samad)
– PA Staf, Danramil Jajaran Kodim 1411/Blk

Adapun Susunan Acara Sebagai Berikut :
1. Pembukaan
2. Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an oleh Ibu Satria Rasyid.
3. Laporan Ketua Panitia (Ketua PPDI) Kab. Bulukumba.
4. Sambutan Sambutan Sebagai Berikut :
a. Ketua Dewan Pembina PPDI Kab Bulukumba intinya mengatakan :
– Data penyandang Disabilitas di Kab. Bulukumba sebanyak 1.054 Orang.
– Dari 24 Kota di Sulawesi selatan Kab. Bulukumba adalah kab Kota yang pertama kali menerapkan Perda Disabilitas,
– Meminta kepada Pemerintah Daerah dan Pelayanan Publik di Kab Bulukumba agar memperhatikan Sarana Dan Prasarana bagi Penyandang Disabilitas.

b. Dandim 1411/Blk Intinya mengatakan :
– Puji syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan lomba ini, dan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat banyak kekurangan.
– Ucapan Selamat Hari Disabilitas Nasional dan Selamat berlomba kepada seluruh peserta dan Jadikanlah kegiatan ini sebagai ajang Silaturahmi mengekpresikan dan menyalurkan bakat prestasi untuk menjadi yang lebih baik.

c. Bupati Bulukumba intinya mengatakan :
– Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT karena pada Hari ini kita hadir guna menghadiri lomba Qasidah dan Puisi dalam Rangka Hari Disabilitas Nasional yang diselenggarakan oleh PPDI Kab. Bulukumba.
– Terima kasih kepada Bapak Dandim 1411/Blk atas Sarana dan Prasana yang disiapkan demi terselenggaranya kegiatan Ini.
– Pelaksanaan Lomba Qasidah dan Puisi saya pandang memiliki Nilai strategis dalam pembinaan Kehidupan Masyarakat di Kab. Bulukumba, Khusus dalam bidang Seni dan Keagamaan apalagi diikuti oleh penyandang Disabilitas.
– Saya atas nama Pemerintah Daerah menyambut Positif pelaksanaan Lomba ini dan berharaf agar semua Pihak yang terlibat dapat berkontribusi dalam mencapai tujuan sebagai mana yang di harapkan.
– Selanjutnya saya menyampaikan apresiasi dan Penghargaan yang setinggi tingginya kepada Panitia pelakasana, atas upaya dan Kerjasamanya dalam melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini.
– Pada Kesempatan ini Atas Nama Pemerintah Daerah Memberikan Bantuan sebesar Rp. 5.000.000 Semoga bermanfaat.

5. Pembacaan Do’a.
6. Pelaksanaan Lomba Qasidah dan Puisi:
– Lomba Qasidah Diikuti 3 Team.
– Lomba Puisi diikuti 15 Orang.Adapun bertindak sebagai Juri :
– Ibu Wahyuni dari Dharma Wanita Persatuan Kab Bulukumba.
– Ibu Musfira Aris Dari PPDI Kab. Bulukumba
– Ade Dewi dari Majelis Da’i Muda.Adapun Juara hasil lomba, sebagai berikut ;
a. Lomba Qasidah :
– Juara I : Majelis Taqlim Perahu Ke Syurga
– Juara II : Majelis Taqlim As Syukur
– Juara III : Majeli Taklim Qurata ainun
b. Lomba Puisi :
– Juara I : Tri Nirwana Kifli
– Juara II : Wahyu Agustriyanto
– Juara III : Asra Alia Rahmah
– Juara Pavorit : Fatima Rahayu Ningsih.

Sambutan Dandim 1411/Blk

Dibuka oleh Bupati Bulukumba (Kol Cba Purn. Andi Muh Sukri Andi Sappewali)

BABINSA KORAMIL 1411-06/BONTOTIRO MENJADI IRUP DI MTSN 3/BULUKUMBA

Babinsa Kel. Ekatiro Serda Tamsil Koramil 06/Bontotiro jajaran Kodim 1411/Bulukumba memimpin kegiatan Upacara Bendera di MTsN 3/Blk di lingkungan Dato tiro Kel.Ekatiro Kec. Bontotiro Kab. Bulukumba. Senin, 02/12/2019.
Dalam kegiatan menjadi Inspektur Upacara di sekolah – sekolah yang dilaksanakan oleh Babinsa merupakan salah satu kegiatan yang perlu dikembangkan dan dipertahankan, hal ini untuk menciptakan kepekaan, kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam menghadapi setiap potensi ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah.

Kegiatan menjadi Irup adalah sarana dan wadah sebagai sarana Komsos dan kontak Babinsa terhadap pembinaan generasi muda sehingga tercipta kedekatan dan ikatan silaturahmi baik dikalangan guru, generasi muda dan masyarakat yang berada di wilayah binaannya.

Ada dua poin utama yang menjadi tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah aktivitas pembinaan teritorial yang memang diamanatkan pada setiap Babinsa, yakni pemahaman dini terhadap dampak bahaya narkoba serta dampak bahaya paham organisasi yang bersifat menyesatkan.

Adapun yang turut hadir dalam upacara bendera senin 02122019
– Bapak Kepala Sekolah MTSN 3/Blk
– para wakil Kepala Sekolah
– para guru MTSN 3/Blk
– para siswa siswi MTSN 3/Blk

Kepala Sekolah MTsN 3/Blk menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa Kel.Ekatiro yang sudah bersedia menjadi Irup Upacara Bendera di sekolah tersebut.

Personel Kodim 1411/Blk Terima Sosialisasi Terpadu UU ITE dan Bahaya Radikalisme

Bulukumba, Senin tanggal 02 Desember 2019, Pukul 12.40 Wita, bertempat di Aula terbuka Kodim 1411/ Blk Jalan Jendral Ahmad Yani Kel. Ela ela Kec. Ujung bulu Kab. Bulukumba telah dilaksanalam Penyuluhan Terpadu Sosialisasi UU ITE dan Bahaya Paham Radikalisme di satuan jajaran Korem 141/ TP Tahun 2019 terhadap Personil Kodim 1411/ Blk dan Ibu ibu Persit oleh Tim Kumrem 141/Tp yang di ikuti -+ 180 Orang anggota dan Ibu Persit.

Adapun Nama tim Penyuluh Hukum dan Bintal antara lain; Mayor CHK Darwis ( Kakum Rem 141/ TP), Lettu Inf Yapet ( Paur Bintal Rem 141/ TP), Serka Bagus Wicaksono ( Ba Kum Rem 141 / TP) dan Kopda Ansar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut :
1. Mayor Inf Kamaluddin Samad ( Kasdim 1411/ Blk )
2. Lettu Inf Bakri ( Pasi Intel Kodim 1411/ Blk)
3. Kapten Arh Sahabuddin ( Wa Pasi Ops Kodim 1411/ Blk )
4. Kapten Arm Andi Irvam B ( Pasi Pers Kodim 1411/ Blk )
5. Kapten Inf Sayuti ( Pasi Ter Kodim 1411/ Blk )
6. Lettu Inf Andi Mapparanru ( Pasi Log Kodim 1411/ Blk )
7. Lettu Inf H. Abd Jabaar ( Dan Unit intel Kodim 1411/ Blk.
8. Kapten Arh Muh Hanafi ( Danramil 1411-04 / Ujung bulu )
9. Kapten Inf Sudirman ( Danramil 1411-01 / Gangking )
10. Kapten Inf Ismail Marzuki ( Danramil 1411- 02 / Tanete )
11. Kapten Czi Sahabuddin ( Danramil 1411-06 /Bontotiro )
12. Kapten Inf Ismail ( Danramil 1411-07 / Herlang )
13. Anggota TNI, PNS dan
14. Nyonya Anita Purnamaingsing ( Ketua Persit Cabang XXVIII Dim 1411/ Blk ) serta Pengurus dan 50 Orang perwakilan ibu Persit.

“Ada beberapa materi yang disampaikan, yaitu tentang paham radikalisme dan Undang-undang ITE. Kenapa itu perlu disampaikan, yang pertama masalah radikalisme,” katanya.

Menurut dia, ada segelintir dari orang yang mempunyai pemahaman berbeda, yang mempunyai fanatisme berlebihan.

“Sehingga ajaran-ajaran agama maupun aliran-aliran kepercayaan yang mereka anut menjadi berlebihan dan aplikasi mereka di kehidupan sehari-hari menjadi berlebihan. Seperti contoh, pemahaman tentang jihad. Jihad itu tidak selalu berkonotasi dengan perang,” katanya.

“Secara garis besar Jihad itu artinya kita bekerja dan berjuang di jalan yang benar. Mencari nafkah itu termasuk jihad, ibu-ibu melahirkan itu juga termasuk jihad,” katanya.

Untuk itu, kata dia, hal ini perlu disampaikan kepada semua prajurit TNI tak terkecuali personel yang ada di Kodim 1411/Blk.

“Belajarlah agama yang betul, ini khususnya saya contohkan agama saya sendiri yaitu Islam, karena banyak adik-adik kita yang salah mengartikan pengertian dari jihad itu sendiri. Sehingga mereka salah dalam menerapkan ajaran tersebut dan timbullah dari itu paham radikalisme,” katanya.

Hal ini, lanjut dia, harus segera dipagari atau dibentengi terutama kepada anak-anak dan keluarga dari paham-paham yang mengarahkan mereka pada perbuatan yang tidak bagus dan fanatisme yang berlebihan, agar terhindar dari paham-paham radikalisme.

Selanjutnya terkait, Undang-undang ITE, Mayir Chk Darwis SH. mengemukakan bahwa ada beberapa ST KASAD yang berisikan tentang bijak dalam bermedsos, salah satunya adalah mencegah anggota keluarga TNI untuk tidak mengomentari, menyukai, kemudian memfollow atau mengikuti akun-akun dan konten-konten yang berseberangan dengan pemerintah.

“Saya harapkan anggota Kodim 1411/Blk dan ibu-ibu Persit tetap bijak dalam bermedsos, agar tidak ada permasalahan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut diikuti +- 180 Personel Militer, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana cab XXVIII/Blk.

Kunjungan Tim Wasev Binter Terpadu Korem 141/Tp Di Wilayah Kodim 1411/Blk

Pada hari Kamis tanggal 29 November 2019 Pukul 11.15 wita di Makodim 1411/Blk jln Jend Ahmad Yani Kel Caile Kec Ujung Bulu Kab Bulukumba telah tiba Tim Wasev Korem 141/Tp dan disambut oleh Mayor Inf Kamaluddin Samad (Kasdim 1411/Blk) dalam rangka Wasev Binter Terpadu di wilayah Kodim 1411/Blk.

Adapun Tim Wasev meliputi :

1. Letkol Inf Bobby Triyanto (Kasrem 141/Tp)
2. Mayor Inf Junaid (Pasi Komsos Stap Ter Korem 141/Tp)
3. Serka Irwan Hafid (Bati Wanmil Stap Ter Korem 141/Tp)
4. Serka Ardi (Basi Wanmil Staf Ter Korem 141/Tp )
5. Praka Satriyawan (driver)

Kegiatan Tim Wasev antara lain :

a. Pemeriksaan terhadap Administrasi Staf Ter Kodim 1411/Blk

b. Wasev di Lokasi Bedah Rumah di Wilayah Koramil 1411-05/Bb yaitu di Lingkungan Pasaraya Kel Sapolohe Kec Bonto Bahari Kab Bulukumba.

Kegiatan bedah rumah ini terselenggara berkat kerja sama dengan BAZNAS Bulukumba.

BABINSA KORAMIL 1411-06/BONTOTIRO MEMBANTU RENOVASI KANTOR DESA

Anggota koramil 1411-06/Bontotiro Sertu Mudatsir selaku Babinsa Dsn. Sattulua Desa Bontobulaeng Kec. Bontotiro. Ikut membantu pelaksanaan perbaikan/renovasi kantor Desa Bontobulaeng, Kec. Bontotiro, Selasa (26/11/2019)

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Babinsa untuk mempererat hubungan antara perangkat Desa dengan Babinsa, dalam Kesempatan tersebut Babinsa mengatakan kerja Bhakti/Gotongroyong ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan kerja sama antara pihak TNI dan masyarakat dan dengan adanya kerja Bhakti ini hubungan masyarakat dengan TNI menjadi semakin baik sehingga kemanunggalan TNI rakyat bisa terus berjalan.

Kepala Desa Bontobulaeng mengucapkan banyak terima kasih, karena dukungan dari pihak Koramil 1411/Bontobulaeng bisa memotifasi masyarakat sehingga semangat dalam pekerjaan ini dan pembangunan Kantor Desa dapat selesai sesuai dengan rencana yang diharapkan.

DETEKSI DINI GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL DI KORAMIL 1411-01/GANTARANG

Kesehatan mental merupakan hal sama pentingnya dengan kesehatan fisik bagi manusia. Dengan sehatnya mental seseorang maka aspek kehidupan yang lain dalam dirinya akan bekerja secara lebih maksimal. Kondisi mental yang sehat tidak dapat terlepas dari kondisi kesehatan fisik yang baik.

Senin, tanggal 25-11-2019, pukul 09.00 Wita di Makoramil 1411-01/Gk Kel. Matekko Kec.Gantarang, Kab. Bulukumba, telah dilaksanakan kegiatan Deteksi Dini PTM/Penyuluhan, Deteksi Dini Gangguan Mental Emosional oleh Puskesmas Ponre Kec.Gantarang Kab. Bulukumba dengan jumlah peserta 23 org dgn rincian sbb :
– 16 org Personel TNI (Koramil 1411-01/Gk);dan
– 7 org pemeriksa Puskesmas Ponre

Adapun Hadir pada kegiatan tersebut sbb:

1. Pelda A.Hamsir (Danpos Kindang Ramil 1411-01/Gk)
2. Hasmaeka, S.Km Pemeriksa (Puskesmas Ponre)
3. Syahrul Isnadhir, S.Km Pemeriksa (Puskesmas Ponre)
4. Santi Sardi,S.Km Pemeriksa (Puskesmas Ponre)
5. Hijrah,S.Km Pemeriksa (Puskesmas Ponre)
6. Widyastuti,S.Km Pemeriksa (Puskesmas Ponre)
7. Haerul Zaman
Pemeriksa (Puskesmas Ponre)
8. Hermilasari Pemeriksa (Puskesmas Ponre)

Kegiatan yang dilaksanakan yaitu Pemeriksaan tekanan Darah, Pemeriksaan Gula darah dan kolestrol dan Deteksi Dini Ganggun mental Emosional Pada usia produktip.

Kesehatan mental yang baik untuk individu merupakan kondisi di mana individu terbebas dari segala jenis gangguan jiwa, dan kondisi dimana individu dapat berfungsi secara normal dalam menjalankan hidupnya khususnya dalam menyesuaikan diri untuk menghadapi masalah-masalah yang mungkin ditemui sepanjang hidupnya. Menurut WHO, kesehatan mental merupakan kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang di dalamnya terdapat kemampuan-kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta di komunitasnya.

Dewasa ini masalah kesehatan jiwa semakin mendapat perhatian masyarakat dunia. Satu atau lebih gangguan jiwa dan perilaku dialami oleh 25% dari seluruh penduduk pada suatu masa dari hidupnya. World Health Organization (WHO) menemukan bahwa 24% pasien yang berobat ke pelayanan kesehatan primer memiliki diagnosis gangguan jiwa.

Gangguan jiwa yang sering ditemukan di pelayanan kesehatan primer antara lain adalah depresi dan cemas, baik sebagai diagnosis tersendiri maupun komorbid dengan diagnosis fisiknya.

Ditemukan bahwa semakin lanjut usia, semakin tinggi gangguan mental emosional yang dideteksi. Maka upaya-upaya dalam peningkatan kesehatan jiwa masyarakat, pencegahan terhadap masalah kesehatan jiwa dan intervensi dini gangguan jiwa seyogyanya menjadi prioritas dalam mengurangi gangguan jiwa berat di masa yang akan datang.

SAKA WIRA KARTIKA KORAMIL 1411-03/KAJANG LATIHAN SURVIVAL

Bertempat di sekitar Dusun Labojo 1 Desa Pantama Kec.Kajang, Kab. Bulukumba anggota Pramuka Sakawira Kartika Koramil 1411-03/Kajang melaksanakan latihan rutin yg dipandu oleh personel Koramil kajang, Para Pamong Saka Putra dan Putri .

Dalam giat kali ini dilaksanakan materi survival. Pengisi materi dalam giat ini dipimpin Serma syarifuddin dibantu oleh Sertu Kamaruddin, Koptu Ramli, Kakak Pembina Saenal S.pdi.M.si. dan Sumarni S.pd. serta Bina damping sebanyak 5 orang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 51 orang anggota saka wira kartika. Sabtu, (23 Nopember 2019)

Menurut Serma Syarifuddin giat ini sudah pernah dilaksanakan pada anggota Saka yang sebelum-sebelumnya. Dengan maksud untuk lebih meningkatkan kemampuan anggota Sakawira Kartika tentang pengetahuan kepada anggota saka wira kartika, Usaha untuk mempertahankan hidup di Rawa dan di laut dengan memanfaatkan ke adaan Alam yg ada di sekitarnya

Survival sendiri adalah kemampuan untuk bertahan hidup di alam bebas pada suatu kegiatan yang tidak disengaja, misalnya : kecelakaan, bencana alam dan tersesat. Jadi kemampuan survival bagi anggota Pramuka sangatlah penting untuk menunjang kegiatan, ungkap Sertu Kamaruddin.

Selain itu pramuka yang dalam salah satu tugasnya bisa diperbantukan dalam tanggap siaga bencana, dengan materi survival maka bisa sangat bermanfaat menunjang tugas dalam bidang kebencanaan. kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari yaitu Sabtu dan Minggu.

Dialog Kepemudaan dan Kebangsaan Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Cabang Bulukumba

Pada hari Sabtu tanggal 23 November 2019, Pukul 11. 35 Wita, bertempat di Aula Hotel Agri jalan R. Supratman Kel. Tanah Kongkong Kec. Ujung bulu Kab. Bulukumba telah dilaksanakan Dialog Kepemudaan dan Kebangsaan Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) dengan tema ” Mempererat Pilar kebangsaan demi Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ” yang diselenggarakan oleh Pemuda Pancasila Cabang Bulukumba dan dihadiri -+ 50 Orang Peserta.

Turut Hadir dalam giat antara lain :
1. Letkol Arm Joko Triyanto S.Pd (Dandim 1411/ Blk)
2. Akbp Samsu Ridwan SIK (Kapolres Bulukumba)
3. Andi Adnan (Ketua Pemuda Pancasila Cab Bulukumba)
4. Ahmad Rifai (Ketua KNPI Bulukumba).
5. Ustad Satrya (Bidang Kerohanian Pemuda Pancasila)
6. Muzzakir (Ketua Koni Pemuda Pancasila) .
7. Andi Fadrullah (Ketua SAPMA Bulukumba)

Sambutan Sambutan :
a. Ketua SAPMA Bulukumba.
1. Kita sangat prihatin dengan pemuda sekarang ini Karena bisa kita lihat sendiri fenomena pada pemuda yaitu pengaruh gadget.
2. Kita mengadakan acara dialog kebangsaan ini sehingga Para Pemuda memikirkan masa depan Bangsa dan Negara dan tidak lagi memikirkan dan memainkan musik nasional mobile Legends atau game online lainnya.

b. Andi Adnan ( Ketua Pemuda Pancasila )
1. Tema Dialog Kebangsaan hari ini mengambil tema ” Mempererat Pilar Kebangsaan Demi menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ” Kami dari Pemuda Pancasila sependapat denga apa yang di katakan oleh Ketua SAPMA Tentang Pengaruh Gadget yang sangat Luar biasa.
2. Saya sebagai Pemuda Pancasila sangat Prihatin dengan kurangnya yang hadir pada acara hari ini.
3. Padahal Kami Mengundang beberapa perwakilan dari sekolah sekolah agar mengirimkan anak didiknya akan tetapi kenyataannya yang hadir hanya beberapa Pelajar dari kalangan SMA.
4 Kita perlu tanyakan tentang Nilai Idiologi yang di miliki oleh Para Guru Termasuk Anak Didiknya di sekolah sekolah.

Adapun yang bertindak sebagai Pemateri antara lain :
a. Kapolres Bulukumba.
Empat Pilar Negara Indonesia.
1. Pilar Pancasila Melindungi 5 Agama dan satu Kepercayaan.
2. Pilar Bhinneka Tunggal Ika Untuk memperkokoh dan mempererat kita memang berbeda tapi tetap satu juga
3. Pilar UUD 1945 dari Undang undang itulah lahirlah Negara Indonesia kita ini.
4. NKRI bahwa NKRI adalah Negara yang dari Sabang sampai Merauke.
5. Empat pilar ini adalah tiang dari kita berbangsa apabila salah satu pilar bangsa kita runtuh maka bangsa dan negara akan runtuh.

6. Peran Pemuda
a. Pemuda mempunyai peran yang sangat penting sekali bagi bangsa ini, Seluruh Pemuda dari Sabang Sampai Merauke berkumpul jadi satu untuk mengucapkan ikrar dan sumpah yang kita kenal dengan Sumpah Pemuda.
b. Orde baru yang kurun waktu kurang lebih 35 tahun, Para pemuda jugalah yang bisa mengubah semuanya.

b. Dandim 1411/ Blk
Peran Pemuda dalam mempererat Pilar Kebangsaan
1. Pancasila
a. Sebagai Dasar Negara
b. Sebagai Idiologi Negara
c. Sebagai Karakter Bangsa
d. Sebagai Pandangan Hidup.

2. UUD 1945
a. Sebagai dasar hukum tertulis.
b. Segala Produk Hukum harus bisa di pertanggung jawabkan sesuai ketentuan dalam UUD 1945.

3. Bhinneka Tunggal Ika
a. Petikan dari kakawin sutasoma karya empu tantular yaitu terpecah belah itu tidak ada kebenaran yang mendua.

4. NKRI
a. Negara Kesatuan Republik Indonesia (pasal 1 ayat 1) yang sudah merupakan bentuk final (Pasal 37 ayat 5)

5 permasalahan yang dihadapi saat ini
a. Pengangguran
b. Narkoba
c. Kriminal
d. Pergaulan bebas
e. Penyusupan paham radikal dan Komunis Gaya Baru.

c. Ketua KNPI Bulukumba
1. Peran pemuda hari ini yang paling kita jaga adalah perkembangan Globalisasi artinya Pengenalan 4 (Empat) Pilar ini harus kita tanamkan ke generasi muda kita.
2. Kebangsaan :
Kita hari ini adalah sedang di guncang dengan isu Radikalisme, peran kita adalah bagaimana mengamalkan 4 (empat) Pilar ini di kehidupan di sekeliling kita.
3. Peran menjaga keamanan bangsa dan negara bukan hanya tugas TNI atau Polri tapi merupakan tugas kita semua.